4. Perhatikan dialog anekdot berikut! Poniman tertangkap karena menipu polisi. Polisi yang kena tipu akhirnya berhasil menangkapnya, dan mengajukan ke meja hijau. Hakim : Dengan ini, sidang memutuskan, bahwa atas kejahatannya merugikan orang lain, terdakwa Poniman dijatuhi vonis 5 tahun penjara. Poniman : Keberatan, Yang Mulia. Kenapa hukuman saya berat sekali. Koruptor 2 triliun saja hanya dihukum 3 tahun. Hakim : 2 triliun itu dia ambil dari 200 juta rakyat. Jadi, tiap rakyat hanya dirugikan 10 ribu. Lha kamu merugikan 15 ribu per orang. Wajar hukumanmu lebih lama. Poniman : Woalah!!!
Tuliskan nilai yang terdapat pada dialog anekdot di atas!
Jawaban:
Nilai yang terdapat pada dialog anekdot di atas adalah nilai politik kebangsaan dan moral. Karena di dialog itu Poniman menyindir koruptor dan ketimpangan hukum di Indonesia terhadap rakyat kecil.Ia juga mengkritik keputusan sang hakim yang tidak adil dan semena-mena.
Penjelasan:
#THANKS.
Post a Comment for "4. Perhatikan dialog anekdot berikut! Poniman tertangkap karena menipu polisi. Polisi yang kena tipu akhirnya berhasil menangkapnya, dan mengajukan ke meja hijau. Hakim : Dengan ini, sidang memutuskan, bahwa atas kejahatannya merugikan orang lain, terdakwa Poniman dijatuhi vonis 5 tahun penjara. Poniman : Keberatan, Yang Mulia. Kenapa hukuman saya berat sekali. Koruptor 2 triliun saja hanya dihukum 3 tahun. Hakim : 2 triliun itu dia ambil dari 200 juta rakyat. Jadi, tiap rakyat hanya dirugikan 10 ribu. Lha kamu merugikan 15 ribu per orang. Wajar hukumanmu lebih lama. Poniman : Woalah!!! "